1.
LANGKAH-LANGKAH
PENELITIAN SEJARAH
1. Pemilihan Topik.
2. Pengumpulan Data/ Sumber/ heuristik
2. Pengumpulan Data/ Sumber/ heuristik
3. Verifikasi/ Pengujian
4. Interpretasi / memberikan penafsiran penulis
5. Historiografi atau penulisan sejarah
4. Interpretasi / memberikan penafsiran penulis
5. Historiografi atau penulisan sejarah
2.
PENGERTIAN
SEJARAH MENURUT MOH ALI
a. Jumlah
perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
b. Cerita tentang
perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
c. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan,
kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita
3.
PENGERTIAN
SEJARAH MENURUT W. J. S. POERWADARMINTA
a. Sejarah berarti silsilah/asal usul
b. Sejarah berrti kejadian/peristiwa yang benar-benar
terjadi di masa lampau.
c. Sejarah berarti ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran
tentang kejadian/peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau.
4.
CIRI-CIRI
FOLKLOR
a. Penyebaran dan pewarisannya secara lisan dan non lisan.
b. Bersifat tradisional
c. Berkembang dalam versi yang berbeda-beda. Akan tetapi,
bentuk dasarnya tetap bertahan.
d. Bersifat anonim
e. Biasanya mempunyai bentuk berpola.
f. Mempunyai manfaat dalam kehidupan kolektif. Cerita
rakyat misalnya berguna sebagai alat pendidikan, pelipur lara, protes sosial,
dan cerminan keinginan terpendam.
g. Bersifat pralogis, yaitu mempunyai logika sendiri yang tidak
sesuai dengan logika umum.
h. Menjadi milik bersama (colective) dari masyarakat
tertentu.
i. Pada umumnya bersifat lugu atau polos sehingga
seringkali kelihatannya kasar atau terlalu sopan. Hal itu disebabkan banyak
folklor merupakan proyeksi (cerminan) emosi manusia yang jujur.
5.
Ciri-ciri Kehidupan Masyarakat pada Zaman Prasejarah
A. Zaman
Palaeolitikum (Batu Tua)
Alat-alat
dibuat dari batu kasar yang tidak dihaluskan. Alat yang digunakan antara lain
Chopper atau kapak genggam. Masih bergantung pada alam(food gathering) , nomaden,
belum berkelompok, kehidupan rohani dalam bentuk kepercayaan pada masa itu
belum ada.
B. Zaman
Mesolitikum
Alat-alat
masih kasar, tidak dihaluskan. Alat-alat yang dihasilkan antara lain pebble (kapak
genggam) dan hacle courte (kapak pendek). Mulai menetap di gua-gua dan tepi
pantai. Sudah mengenal hidup bercocok tanam dan mulai beternak. Tidak
bergantung pada alam, mereka sudah mulai
memikirkan persediaan makanannya. Hidup dlm kelompok kecil, mereka mulai
menutup tubuhnya walau masih baru pada tahap menutup bagian-bagian tertentu.
bagaimana cara buat api sudah mulai dikenal. Juga perasaan, kasih sayang serta
penghormatan terhadap manusia lainpun sudah mulai ada.
C. Zaman
Neolitikum (Batu Muda)
Alat-alat
dibuat dari batu yang sudah diasah atau dihaluskan dan mulai memperhatikan
nilai seninya.
telah menetap
dengan kepandaian membuat rumah. Alat yang digunakan adalah beliung persegi.
Rumah didirikan dengan tiang-tiang yang tinggi. Ada pembentukan suatu
masyarakat yang tertib dan pemerintahan yang memerlukan segala peraturan serta
kerjasama, pemimpin disebut Primus Inter Pares yang dipilih secara musyawarah
dan mufakat berdasarkan syarat-syarat yang mereka sepakati bersama. Pembagian
kerja, gotong royong. Kerajinan tangan seperti menenun dan membuat periuk
belanga dan cangkul menalami kemajuan. Mereka pandai menenun tekstil yang agak
halus. Dan mereka juga telah mempunyai kepercayaan, seperti Anymisme dan
Dynamisme.
D. Zaman
Megalitikum
E. Zaman
Perunggu (perundagian)
Masyarakat
telah berkelompok dan membentuk perkampungan dan pemerintahan yang disebut
Primus Interpares. Primus Interpares adalah pemimpin mayarakat dimana sifatnya
seumur hidup. Apabila Primus Interpares ini meninggal dunia maka diadakan
kembali pemilihan berdasarkan musyawarah dan mufakat. Bentuk mata
pencahariannya adalah pertanian dalam bentuk berladang atau bersawah, perikanan
laut dan perdagangan. percaya pada Anymisme dan Dynamisme.
6.
FUNGSI DOLMEN
Dolmen adalah meja batu tempat meletakkan sesaji yang
dipersembahkan kepada roh nenek moyang
7. LATAR BELAKANG LAHIRNYA AGAMA BUDHA
a. Teori Waisya (Pedagang)
b. Teori Ksatria
c. Teori Brahmana (Pemuka Agama)
d. Teori Arus Balik (Intinya pertama kali itu ada seorang
budha yang datang ke indonesia, terus oran indonesia tertarik dengan agama
budha dan ke luar negeri untuk belajar, lalu kembali ke indonesia membawa
kebudayaan budha)
8.
ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL YANG MENUNTUT HAK
PEMERINTAHAN
a. Sarekat islam (SI yang tadinya SDI/Sarekat Dagang
islam), tujuan: memperkuat persatuan pedagang pribumi aar mampu bersaing dengan
pedagang asing terutama cina.
b. Indische Partij (tiga serangkai=Douwes Deker, Suwardi,
Cipto Mangunkusumo), tujuan: menumbuhkan dan meningkatkan nasionalisme u/
memajukan tanah air yg dilandasi jiwa nasional serta mempersiapkan kehidupan
rakyat yang merdeka
c. PI (Perhimpunan Indonesia). Tokohnya yang terkenal
Moh. Hatta
d. PKI
e. NU
f.
PNI.
Tujuan:mencapai Indonesia merdeka atas usahanya sendiri
g. PARTINDO
h. PNI baru
i.
PARINDRA
j.
GERINDO
9.
LEMBAGA
NON POLITIK
Pendidikan:
a. Taman Siswa (Ki Hajar Dewantara/ Raden Mas Soewardi
Soeryaningrat)
Prinsip dasar dalam taman sisw yan menjadi pedoman bagi guru adalah
patrap triloka, yaitu in ngarsa sung tuladha, in madya mangun karsa tut wuri
handayani. Tujuan taman siswa adalah memberi pendidikan kepada pemuda indonesia
dan jua sebaai alat perjuangan bagi bangsa indonesia. Latar belakang
didirikannya: tidak puas dengan pola pendidikan yang diberi pemerintah kolonial.
Taman siswa merupakan tantangan terhadap politik pengajaran kolonial dengan
mendirikan pranata tandingan.
b. Lembaga Pendidikan Perguruan Muhammadiyah (K.H. Ahmad
Dahlan)
10.
PERGERAKAN
NASIONAL SETELAH ABAD KE-19
a. Bersifat kebangsaan (nasional)
b. Menggunakan sistem organisasi yang modern dan
demokratis, serta tdak terpusat pada pemimpin
c. Didirikan oleh kaum terpelajar yang memiliki pandangan
jauh ke depan
d. Tidak bersifat fisik
Revolusi Prancis: semboyannya
liberte, egalite (bebas, merdeka, kehidupan borjuis/kota, melahirkan paham
liberalisme, mendorong berkembannya demokrasi), dan fraternite (persaudaraan
dan kekeluargaan) mendorong berkembangnya liberalisme, nasionalisme, dan
demokrasi. Menemtang kolonialisme, trias politika.
Revolusi Amerika: menyuarakan
HAM
Revolusi Rusia: menumbangkan
kediktatoran Rusia, merubah haluan negara menuju komunis, berkembang paham
Marxis.
11.
KEBIJAKAN
KERAS PEMERINATAH BELANDA TERHADAP ORGANISASI PERGERAKAN
a. Indische Partij menentang (memprotes keras) perayaan
kemerdekaan negeri belanda. Untuk merayakan kemerdekaannya, Belanda memungut
dana dari rakyat indonesia. Protes dilakukan dengan menulis artikel “Als ik een
Nederlanders was” (Andaikan Aku seorang Belanda). Akibatnya tokoh Indische
Partij ditangkap dan diadili di Belanda.
b. Tokoh Belanda (Snevliet) yang membela Indonesia
mengajarkan paham sosialis kepada Indonesia lewat tokoh sarekat Islam, sehingga
pemerintahan belanda mengembalikan snevliet ke Belanda.
c. Pemberontakan PKI, namun PKI mengalami kegagalan.
Pemerintah Belanda mengambil tindakan tegas dgn menyebut PKI sbgai partai
terlarang dan membuang pemimpin-pemimpinnya ke luar negeri
d. Propaganda Bung Karno melalui PNI. Karena itu Bung
Karno dan pemimpin-pemimpin PNI lainnya diadili di pengadilan tinggi negeri
bandung dan dipenjara.
e. Tuntutan GAPI tentang Indonesia berparlemen untuk
memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara bertahap melalui parlemen. Tapi
tidak diubris pemerintah belanda. Satu-satunya tuntutan yang dipanuhi
pemerintah belanda adalahpembentukan komisi visman u/ menyelidiki kehendak
rakyat sehubunan dengan terjadinya perubahan pemerintahan. Karena tugas komisi
visman tidak berhasil, kekuasaan pun jatuh ke tangan jepang.
f. Menghapus sistem tanam paksa, memajukan usaha swasta,
memperluas penanaman modal pengusaha swasta belanda, mengeluarkan UU Agraria 1870 (perusahaan perkebunan dapat menyewa tanah dalam
jangka waktumencapai 75 th, penduduk dilarang menjual tanahnya kepada orang
asing)
g. Gubernur jendral sebagai pemegang kekuasaan tertingi
12.
FAKTOR
INTERN PERGERAKAN NASIONAL
a. Munculnya golongan intelektual (cendekiawan)
b. Kenangan kajayaan masa lampau (kejayaan
kerajaan-kerajaan sebelum adanya kolonialisme)
c. Bersatunya negara-negara Asia dan Afrika
d. Paham nasionalis yang berkembang dalam segala bidang
e. Penderitaan yang berkepanjangan
Faktor Ektern:
a. Kemenangan Jepang atas Rusia
b. Perkembangan nasionalisme di berbagai
negara:
- India (mengusir inggris=> Ahimna=dilarang membunuh/perang, Hartal,
Satyagraha=tidak bekerja sama dengan Inggris, Swadesi=memakai produk negara
sendiri)
-Filipina (mengusir spanyol)
-Cina (menentang dinasti Mandsyu)
-Mesir (menentang Eropa terutama inggris)
c. Pergerakan Turki Muda
d. Munculnya paham-paham baru
13.
HASIL
SIDANG PPKI
☺ Sidang I (18
Agustus 1945)
a.
Mengesahkan
dan menetapkan UUD 1945
b.
Memilih
Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai presiden dan wapres
c.
Membentuk
komite nasional (KNIP) untuk membantu presiden
☺ Sidang II (19
Agustus 1945)
a. Pembagian wilayah menjadi 8 provinsi
b. Membentuk Komite Nasional (Daerah)
c. Menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang
mengepalai departemen dan 4 menteri negara
☺ Sidang III (22 Agustus 1945)
a. Pembentukan komite nasional
b. Membentuk Partai Nasional Indonesia
c. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat
14.
MAKLUMAT
NO.X TANGGAL 3 NOVEMBER 1945
Tujuannya
supaya muncul banyak partai politik sebelum dilangsungkannya pemilihan anggota
badan-badan perwakilan rakyat pada bulan januari 1946.
15.
TUJUAN
SISTEM BENTENG
Tujuan sistem
benteng adalah membina pembentukan suatu kelas pengusaha indonesia “pribumi”
(dlm arti non-tionghoa, memberikan modal usaha untuk pengusaha indonesia
sehingga mampu meningkatkan kemampuan pengusaha indonesia
16.
HASIL
PEMILU 1955
Pemilu
1955 digunakan untuk:
1.
Pemilihan
DPR/Parlemen
2.
Pemilihan
Konstituante
Hasilnya
ada lima partai tertinggi: PNI, Masyumi, NU, PKI, PSII
17.
PENYIMPANGAN
POLITIK MASA TERPIMPIN
a.
Presiden
membubarkan DPR hasil pemilu I karena DPR menolak RAPBN yang diajukan presiden
b.
MPR
Sementara menetapkan Ir.Soekarno sebagai presiden seumur hidup
c.
Ketua
MPR Sementara dan DPR Gotong-Royong diangkat sebagai menteri
Penyimpangan politik luar negeri masa terpimpin:
a.
Indonesia
membagi kekuatan politik dunia mnjadi 2, nefo (penentang imperialisme dan
kapitalisme) dan oldefo (penganut imperialisme dan kapitalisme)
b.
Indonesia
membentuk poros Jakarta-Peking (Indonesia menjalin persahabatan erat dgn RRC,
padahal RRC merupakan blok komunis)
c.
Indonesia
melaksanakan politik mercusuar (mengagungkan kemegahan Indonesia di dunia luar
d.
Indonesia
keluar dari PBB karena malaysia menjadi DK tidak tetap PBB
e.
Konfrontasi
dengan Malaysia yang dianggap neo kolonialisme imperialisme inggris
18.
ISI
DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1955
a.
Pembubaran
konstituante
b.
Pemberlakuan
kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
c.
Pembentukan
MPRS dan DPAS dalam waktu sesingkat-singkatnya
19.
USAHA
PEREDAAN PERAN DINGIN
a.
Pelucutan
senjata nuklir
b.
Pembatasan
senjata nuklir
c.
Penghargaan
Internasional: Nobel, Aga Khan, Ramon Mag Sae-Sae
d.
Kunjungan
bilateral: Prancis-Uni Soviet
20.
PROXY
WAR:
Proxy war
adalah perang akibat perang antara AS(blok barat/liberalis/kapitalis) dan Uni
soviet (blok timur/komunis/sosialis). Contoh: Perang korea utara (komunis) dan
korea selatan (demokratis), perang vietnam utara (komunis) dan vietnam selatan
(liberalis), Kuba (komunis) dan AS (liberalis).
21.
POLITIK
PEMBENDUNGAN
Adalah
memberikan peringatan bagi negara yang melakukan ekspansi untuk menghentikan
aksinya dengan cara menegaskan batasan teritorial yang sudah tidak dapat
ditoleransi, yang jika dilanggar maka akan memicu serangan balasan.
NATO merupakan
politik pembendungan AS terhadap uni soviet
SEATO terhadap
RRC, ANZUS
22.
KERAJAAN
MAJAPAHIT
Raden Wijaya
menantu Kertanegara berhasil melarikan diri ke Madura untuk minta bantuan Arya Wiraraja,
bupati Sumenep. Atas nasihat Arya Wiraraja, Raden Wijaya menyerahkan diri
kepada Jayakatwang.
Atas jaminan dari Arya Wiraraja, Raden
Wijaya diterima dan diperbolehkan membuka hutan Tarik yang terletak di dekat Sungai
Brantas. Dengan bantuan orang-orang Madura, pembukaan hutan Tarik dibuka dan
diberi nama Majapahit.
Kemudian
datanglah pasukan Tartar yang dikirim Kaisar Kubilai Khan untuk menghukum raja
Jawa. Walaupun sudah mengetahui Kertanegara sudah meninggal, tentara Tartar
bersikeras mau menghukum raja Jawa. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijaya
untuk membalas dendam kepada Jayakatwang. Jayakatwang berhasil dihancurkan.
Pada waktu tentara Tartar hendak kembali kepelabuhan, Raden Wijaya
menghancurkan tentaraTartar, Setelah berhasil mengusir tentara Tartar, Raden
Wijaya dinobatkan sebagai Raja Majapahit dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana pada tahun 1293.
Kertarajasa
meninggal pada tahun 1309. Satu-satunya putra yang dapat menggantikannya adalah
Kalagamet. la dinobatkan sebagai raja Majapahit dengan gelar Sri Jayanagara.
Ia bukanlah raja yang cakap. Selain itu ia juga mendapatkan banyak pengaruh
dari Mahapati. Akibatnya masa pemerintahannya diwarnai dengan adanya beberapa
kali pemberontakan.
Pemberontakan
yang paling berbahaya adalah pemberontakan Kuti, pada tahun 1319. Kuti berhasil
menduduki ibukota Majapahit, sehingga Jayanagara harus melarikan diri ke desa Bedander
yang dikawal oleh pasukan Bhayangkari
dipimpin oleh Gajah
Mada. Pemberontakan Kuti ini berhasil ditumpas oleh Gajah Mada. Karena
jasanya Gajah Mada diangkat sebagai Patih Kahuripan. Pada tahun 1328 Jayanagara
mangkat dibunuh oleh tabib istana, Tanca. Tanca kemudian dibunuh oleh Gajah
Mada. Jayanagara tidak meninggalkan keturunan.
Karena
Jayanagara tidak mempunyai keturunan, maka yang berhak memerintah semestinya
adalah Gayatri atau Rajapatni. Akan tetapi Gayatri telah menjadi bhiksuni. Maka
pemerintahan Majapahit kemudian dipegang oleh putrinya Bhre Kahuripan dengan
gelar Tribhuwana
Tunggadewi Jayawisnuwardhani. la menikah dengan Kertawardhana. Dari perkawinan ini lahirlah Hayam Wuruk. Pada tahun 1331 terjadi
pemberontakan Sadeng dan Keta. Pemberontakan yang berbahaya
ini dapat ditumpas oleh Gajah Mada. Karena jasanya Gajah Mada diangkat sebagai Patih Mangkubumi Majapahit. Pada saat
pelantikan, Gajah Mada mengucapkan Sumpah
Palapa.
Pada
tahun 1350 M, lbu Tribhuwanatunggadewi, Gayatri
meninggal. Sehingga Tribhuwana turun tahta. Penggantinya adalah putranya yang
bernama Hayam Wuruk yang bergelar
Rajasanagara. Di bawah pemerintahan Hayam Wuruk dengan Gajah Mada sebagai Mahapatihnya, Majapahit mencapai puncak
kejayaannya. Dengan Sumpah Palapa-nya Gajah Mada berhasil menguasai seluruh
kepulauan Nusantara ditambah dengan Siam,
Martaban (Birma), Ligor, Annom, Campa dan Kamboja.
Pada
tahun 1364, Patih Gajah Mada wafat ditempat peristirahatannya, Madakaripura,
di lereng Gunung Tengger. Setelah Gajah Mada meninggal, Hayam Wuruk menemui
kesulitan untuk menunjuk penggantinya. Akhirnya diputuskan bahwa pengganti
Gajah Mada adalah empat orang menteri.
Hayam
Wuruk wafat pada tahun 1389. Ia disemayamkan di Tayung daerah Berbek,
Kediri. Seharusnya yang menggantikan
adalah puterinya yang bernama Kusumawardhani. Namun ia menyerahkan kekuasaannya
kepada suaminya, Wikramawardhana. Sementara itu Hayam Wuruk juga mempunyai anak
laki-laki dari selir yang bernama Bhre
Wirabhumi yang telah mendapatkan wilayah keuasaan di Kedaton Wetan (Ujung Jawa
Timur). Pada tahun 1401 hubungan Wikramawardhana dengan Wirabhumi berubah
mejadi perang saudara yang dikenal sebagai Perang Paregreg. Pada tahun 1406
Wirabhumi dapat dikalahkan di dibunuh. Tentu saja perang saudara ini melemahkan
kekuasaan Majapahit. Sehingga banyak wilayah-wilayah kekuasaannya melepaskan
diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar