Serba-Serbi Kehidupan Sastra

Terima kasih telah mengunjungi blog ini

Jumat, 23 Mei 2014

Sinopsis Novel Golden Bird : Alpha



Judul             : Golden Bird:Alpha
Ukuran         : 13,5 x 20
Genre            : Teenlit
Penulis          : Luna Torashyngu
Penerbit        : Gramedia
Cerita dimulai oleh latar belakang keluarga Yudha, seorang pemuda sukses di bidang teknologi.
Teddy Darmawan adalah anak dari pemilik perusahaan besar yang bernama PT Sona Perkasa. Ia memiliki seorang saudara angkat yang bernama Heru Gunadi. Walau bersaudara angkat, mereka selama ini hidup rukun, hingga akhirnya waktu memisahkan mereka. Teddy memilih meneruskan kuliahnya di Jakarta dan tinggal bersama ayah dan ibu kandungnya, sedangkan Teddy memilih meneruskan kuliah di Bandung.
Di dunia perkuliahan inilah mereka tumbuh dengan sangat berbeda. Heru tumbuh menjadi pemuda yang pejuang dan baik, sedangkan Teddy tumbuh menjadi pemuda yang hanya dapat berfoya-foya saja. Sebenarnya Teddy adalah orang yang baik. Namun karena hasutan teman barunya, Winar dan Joni, Teddy berubah menjadi pribadi yang jauh berbeda. Ia suka mabuk-mabukan, berjudi, bahkan memakai narkoba!
Walau demikian, Teddy mencintai Mira, seorang gadis sederhana yang baik. Mira telah menyuruh Teddy untuk menjauhi perbuatan buruk dan segera meninggalkan Winar dan Joni. Namun diam-diam Teddy masih saja sering berbuat buruk dan terus berteman dengan mereka.
Sementara Heru menyukai gadis tomboi dan sulit ditebak. Andini namanya. Mereka adalah pasangan yang sangat serasi karena keduanya saling mencintai dan sama-sama berkarakter baik. Hubungan Heru dan Joni memburuk setelah Heru mencoba menasehati saudaranya itu.
Suatu ketika, Joni menggoda Mira dan hal tersebut terlihat oleh Teddy. Karena merasa geram, maka tanpa sengaja Teddy membunuh Joni. Teddy bersama Mira pun akhirnya terpaksa membuang mayat Joni ke laut.
Winar berhasil membujuk Teddy agar seluruh warisan orang tua Teddy diserahkan pada Teddy. Teddy memaksa ayahnya agar mau menyerahkan seluruh hartanya padanya. Karena marah dan syok, ayah Teddy meninggal dan beberapa minggu kemudian disusul oleh ibunya. Maka, dengan tak tik jahat Winar, Teddy berhasil menguasai seluruh harta kekayaan dengan menyisakan 1% kekayaan berupa perusahaan kecil pada Heru. Heru yang bertabiat baik pun menerima dengan ikhlas.
Teddy dan dan Mira pun akhirnya melangsungkan pernikahan.
Winar kembali membujuk Teddy untuk mau bekerja sama dengan perusahaannya. Tanpa pikir panjang, Teddy menyetujui tawaran tersebut. Padahal Winar hanya ingin menguras kekayaan Teddy. Namun Teddy tak merasa curiga. Hingga akhirnya perusahaan Teddy terancam bangkrut. Kasus kejahatan Teddy dan Winar yang pemabuk, penjudi, pemakai narkoba, bahkan Teddy yang membunuh Joni pun tercium oleh polisi.
Dengan akal liciknya, Winar berhasil memusnahkan seluruh bukti yang mengarahkan dia menjadi tersangka. Ia juga berbalik membela Heru dan menyudutkan Teddy. Teddy yang sudah terbukti bersalah pun mencoba melawan. Teddy menodongkan pisau pada Heru. Namun dengan sigap Andini melindungi Heru dengan menendang Teddy. Akibatnya Teddy terjengkang dan pisaunya berhasil menyentuh kabel mengelupas berarus listrik tegangan tinggi. Kontan saja Teddy tersetrum. Heru hendak menolong, namun dicegah Andini. Karena jika Heru menyentuh Teddy, ia akan ikut tersetrum juga.
Saat itulah Teddy menghembuskan napas terakhirnya meninggalkan Mira yang sedang mengandung putranya. Mira yang malu akan kejahatan suaminya pun menghilang dari kehidupan Heru dan sekeluarga.
Delapan tahun kemudian, kebakaran yang melanda sebuah perkampungan berhasil menewaskan Mira. Namun putranya yang bernama Yudha berhasil selamat dan kini hidup sebatang kara. Sebelum meninggal, Mira berpesan agar Yudha mencari pamannya yang bernama Heru Gunadi agar pamannya itu dapat merawatnya dengan baik.
Namun sialnya, Yudha justru bertemu Winar. Winar yang masih ingin menghancurkan Heru pun memanfaatkan anak Teddy tersebut untuk mengadu dombanya. Winar menanamkan kebencian di hati Yudha. Ia berujar bahwa ayah Yudha meninggal karena dibunuh oleh Heru. Yudha pun termakan bualan Winar.
Winar merawat menyekolahkan dan menyekolahkan Yudha dengan baik dengan tujuan agar Yudha membalas dendam pada Heru dan mau membantunya untuk mengambil seluruh aset perusahaan Heru.
Yudha yang telah dewasa dan telah lulus kuliah di luar negeri dengan jurusan di bidang teknologi pun kembali ke Indonesia. Winar langsung memasukkan Yudha ke SMA milik perusahaan Heru sebagai guru di sana. Namun di sana Yudha justru mencintai Fiona, putri Heru. Namun Yudha sangsi apakah perasaan itu adalah cinta. Karena ia hanya ingin melindungi Fiona. Tak lebih dari itu.
Sedangkan hati Yudha sebenarnya mencintai Dian, seorang siswi supel berkaca mata dan pandai dalam hal teknologi. Gadis ini pula yang sewaktu kecil pernah memberinya makanan saat ia kelaparan.
Tanpa diketahui siapapun, Dian adalah orang kepercayaan Pak Imran, administrator Arimbi (Server utama perusahaan Heru). Ketika Pak Imran merasa sesuatu akan terjadi padanya, ia memberikan Mini CD pada Dian yang berisi kode rahasia pembuka Arimbi. Dan benar saja, beberapa hari kemudian, Pak Imran ditemukan telah meninggal di Jurang bersama mobilnya.
Sebuah ancaman yang menyerupai virus menyerang Arimbi. Dian agak curiga. Jangan-jangan ini hanyalah jebakan agar ia membuka Arimbi. Karena Imran pernah bilang agar Dian tidak membuka Arimbi jika keadaan benar-benar darurat. Namun Pak Harsa, orang kepercayaan Heru terus mendesak Dian untuk membukanya. Sementara itu, Pak Heru hanya mengangguk. Akhirnya dengan terpaksa Dian membukanya.
Dian, Yudha, dan Pak Harsa memasuki Arimbi. Sementara Heru menunggu di luar. Di luar dugaan, ternyata Pak Harsa bekerja sama dengan Winar untuk menjatuhkan Heru. Pak Harsa jugalah yang telah membunuh ayah Dian yang merupakan ahli teknologi di perusahaan Heru. Dian geram, namun ia kalah dengan Harsa. Yudha bimbang membela yang mana. Namun akhirnya Dian membongkar semua kenyataan bahwa sebenarnya Heru tidak membunuh Teddy, sehingga Yudha membela Dian.
Pak Harsa bekerja sama dengan Hacker tingkat Internasional. Hacker tersebut berhasil mengopi software rahasia Arimbi buatan ayah Dian. Namun Dian yang tak terima segera menghapusnya dengan paksa. Terjadi perkelahian antara Dian dengan sang hacker, dan Yudha dengan Pak Harsa. Dian dan Yudha berhasil membuat keduanya terkapar. Mereka mencoba memerbaiki kerusakan yang akan dibuat oleh virus dari sang hacker. Namun belum selesai prosesnya, Pak Harsa bangkit dan menembakkan peluru dengan pistolnya ke arah Yudha. Dian yang berusaha menolong Yudha justru ialah yang terkena tembakan. Yudha yang sangat mencintai Dian pun memukuli Pak Harsa berkali-kali hingga terkapar.
Polisi dan Heru pun memasuki Arimbi. Mereka langsung memisahkan keduanya, dan polisi segera menyergap Pak Harsa dan sang hacker. Keadaan Dian sangat menghawatirkan, namun ia memaksa tetap ingin membantu Yudha untuk memerbaiki Arimbi. Akhirnya Arimbi pun terselmatkan, namun tidak untuk diri Dian. Dian justru meninggal dalam keadaan damai karena berhasil melindungi Arimbi, seperti ayahnya dan juga Pak Imran.
Walau Yudha sangat mencintai Dian, namun ia tak bisa memungkiri perasaan sayangnya pada Fiona. Maka, setelah Fiona lulus SMA, mereka bertunangan. Namun demikian, Yudha tetap menyimpan nama dan bayangan Dian di dalam hatinya sebagai wanita pertama yanga sangat ia sayangi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar