Judul : Golden Bird:Alpha
Ukuran : 13,5 x 20
Genre : Teenlit
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbit : Gramedia
Cerita dimulai oleh latar belakang keluarga Yudha, seorang
pemuda sukses di bidang teknologi.
Teddy Darmawan adalah anak dari pemilik perusahaan
besar yang bernama PT Sona Perkasa. Ia memiliki seorang saudara angkat yang
bernama Heru Gunadi. Walau bersaudara angkat, mereka selama ini hidup rukun,
hingga akhirnya waktu memisahkan mereka. Teddy memilih meneruskan kuliahnya di
Jakarta dan tinggal bersama ayah dan ibu kandungnya, sedangkan Teddy memilih
meneruskan kuliah di Bandung.
Di dunia perkuliahan inilah mereka tumbuh dengan
sangat berbeda. Heru tumbuh menjadi pemuda yang pejuang dan baik, sedangkan
Teddy tumbuh menjadi pemuda yang hanya dapat berfoya-foya saja. Sebenarnya
Teddy adalah orang yang baik. Namun karena hasutan teman barunya, Winar dan
Joni, Teddy berubah menjadi pribadi yang jauh berbeda. Ia suka mabuk-mabukan,
berjudi, bahkan memakai narkoba!
Walau demikian, Teddy mencintai Mira, seorang gadis
sederhana yang baik. Mira telah menyuruh Teddy untuk menjauhi perbuatan buruk
dan segera meninggalkan Winar dan Joni. Namun diam-diam Teddy masih saja sering
berbuat buruk dan terus berteman dengan mereka.
Sementara Heru menyukai gadis tomboi dan sulit
ditebak. Andini namanya. Mereka adalah pasangan yang sangat serasi karena
keduanya saling mencintai dan sama-sama berkarakter baik. Hubungan Heru dan
Joni memburuk setelah Heru mencoba menasehati saudaranya itu.
Suatu ketika, Joni menggoda Mira dan hal tersebut
terlihat oleh Teddy. Karena merasa geram, maka tanpa sengaja Teddy membunuh
Joni. Teddy bersama Mira pun akhirnya terpaksa membuang mayat Joni ke laut.
Winar berhasil membujuk Teddy agar seluruh warisan
orang tua Teddy diserahkan pada Teddy. Teddy memaksa ayahnya agar mau
menyerahkan seluruh hartanya padanya. Karena marah dan syok, ayah Teddy
meninggal dan beberapa minggu kemudian disusul oleh ibunya. Maka, dengan tak
tik jahat Winar, Teddy berhasil menguasai seluruh harta kekayaan dengan
menyisakan 1% kekayaan berupa perusahaan kecil pada Heru. Heru yang bertabiat
baik pun menerima dengan ikhlas.
Teddy dan dan Mira pun akhirnya melangsungkan pernikahan.
Winar kembali membujuk Teddy untuk mau bekerja sama
dengan perusahaannya. Tanpa pikir panjang, Teddy menyetujui tawaran tersebut.
Padahal Winar hanya ingin menguras kekayaan Teddy. Namun Teddy tak merasa
curiga. Hingga akhirnya perusahaan Teddy terancam bangkrut. Kasus kejahatan
Teddy dan Winar yang pemabuk, penjudi, pemakai narkoba, bahkan Teddy yang
membunuh Joni pun tercium oleh polisi.
Dengan akal liciknya, Winar berhasil memusnahkan
seluruh bukti yang mengarahkan dia menjadi tersangka. Ia juga berbalik membela
Heru dan menyudutkan Teddy. Teddy yang sudah terbukti bersalah pun mencoba
melawan. Teddy menodongkan pisau pada Heru. Namun dengan sigap Andini
melindungi Heru dengan menendang Teddy. Akibatnya Teddy terjengkang dan
pisaunya berhasil menyentuh kabel mengelupas berarus listrik tegangan tinggi.
Kontan saja Teddy tersetrum. Heru hendak menolong, namun dicegah Andini. Karena
jika Heru menyentuh Teddy, ia akan ikut tersetrum juga.
Saat itulah Teddy menghembuskan napas terakhirnya
meninggalkan Mira yang sedang mengandung putranya. Mira yang malu akan
kejahatan suaminya pun menghilang dari kehidupan Heru dan sekeluarga.
Delapan tahun kemudian, kebakaran yang melanda
sebuah perkampungan berhasil menewaskan Mira. Namun putranya yang bernama Yudha
berhasil selamat dan kini hidup sebatang kara. Sebelum meninggal, Mira berpesan
agar Yudha mencari pamannya yang bernama Heru Gunadi agar pamannya itu dapat
merawatnya dengan baik.
Namun sialnya, Yudha justru bertemu Winar. Winar
yang masih ingin menghancurkan Heru pun memanfaatkan anak Teddy tersebut untuk
mengadu dombanya. Winar menanamkan kebencian di hati Yudha. Ia berujar bahwa
ayah Yudha meninggal karena dibunuh oleh Heru. Yudha pun termakan bualan Winar.
Winar merawat menyekolahkan dan menyekolahkan Yudha
dengan baik dengan tujuan agar Yudha membalas dendam pada Heru dan mau
membantunya untuk mengambil seluruh aset perusahaan Heru.
Yudha yang telah dewasa dan telah lulus kuliah di
luar negeri dengan jurusan di bidang teknologi pun kembali ke Indonesia. Winar
langsung memasukkan Yudha ke SMA milik perusahaan Heru sebagai guru di sana.
Namun di sana Yudha justru mencintai Fiona, putri Heru. Namun Yudha sangsi
apakah perasaan itu adalah cinta. Karena ia hanya ingin melindungi Fiona. Tak
lebih dari itu.
Sedangkan hati Yudha sebenarnya mencintai Dian,
seorang siswi supel berkaca mata dan pandai dalam hal teknologi. Gadis ini pula
yang sewaktu kecil pernah memberinya makanan saat ia kelaparan.
Tanpa diketahui siapapun, Dian adalah orang kepercayaan
Pak Imran, administrator Arimbi (Server utama perusahaan Heru). Ketika Pak
Imran merasa sesuatu akan terjadi padanya, ia memberikan Mini CD pada Dian yang
berisi kode rahasia pembuka Arimbi. Dan benar saja, beberapa hari kemudian, Pak
Imran ditemukan telah meninggal di Jurang bersama mobilnya.
Sebuah ancaman yang menyerupai virus menyerang
Arimbi. Dian agak curiga. Jangan-jangan ini hanyalah jebakan agar ia membuka
Arimbi. Karena Imran pernah bilang agar Dian tidak membuka Arimbi jika keadaan
benar-benar darurat. Namun Pak Harsa, orang kepercayaan Heru terus mendesak
Dian untuk membukanya. Sementara itu, Pak Heru hanya mengangguk. Akhirnya dengan
terpaksa Dian membukanya.
Dian, Yudha, dan Pak Harsa memasuki Arimbi.
Sementara Heru menunggu di luar. Di luar dugaan, ternyata Pak Harsa bekerja
sama dengan Winar untuk menjatuhkan Heru. Pak Harsa jugalah yang telah membunuh
ayah Dian yang merupakan ahli teknologi di perusahaan Heru. Dian geram, namun
ia kalah dengan Harsa. Yudha bimbang membela yang mana. Namun akhirnya Dian
membongkar semua kenyataan bahwa sebenarnya Heru tidak membunuh Teddy, sehingga
Yudha membela Dian.
Pak Harsa bekerja sama dengan Hacker tingkat
Internasional. Hacker tersebut berhasil mengopi software rahasia Arimbi buatan
ayah Dian. Namun Dian yang tak terima segera menghapusnya dengan paksa. Terjadi
perkelahian antara Dian dengan sang hacker, dan Yudha dengan Pak Harsa. Dian
dan Yudha berhasil membuat keduanya terkapar. Mereka mencoba memerbaiki
kerusakan yang akan dibuat oleh virus dari sang hacker. Namun belum selesai
prosesnya, Pak Harsa bangkit dan menembakkan peluru dengan pistolnya ke arah
Yudha. Dian yang berusaha menolong Yudha justru ialah yang terkena tembakan.
Yudha yang sangat mencintai Dian pun memukuli Pak Harsa berkali-kali hingga terkapar.
Polisi dan Heru pun memasuki Arimbi. Mereka
langsung memisahkan keduanya, dan polisi segera menyergap Pak Harsa dan sang
hacker. Keadaan Dian sangat menghawatirkan, namun ia memaksa tetap ingin
membantu Yudha untuk memerbaiki Arimbi. Akhirnya Arimbi pun terselmatkan, namun
tidak untuk diri Dian. Dian justru meninggal dalam keadaan damai karena
berhasil melindungi Arimbi, seperti ayahnya dan juga Pak Imran.
Walau Yudha sangat mencintai Dian, namun ia tak
bisa memungkiri perasaan sayangnya pada Fiona. Maka, setelah Fiona lulus SMA,
mereka bertunangan. Namun demikian, Yudha tetap menyimpan nama dan bayangan
Dian di dalam hatinya sebagai wanita pertama yanga sangat ia sayangi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar